100 tahun Akhir Teori Einstain : Gelombang Gravitasi ditemukan

Apa itu gelombang gravitasi?

Gelombang gravitasi adalah sebuah gangguan atau riak di alam semesta yang mahaluas, bisa diibaratkan sebuah riak di kolam tenang yang terbentuk ketika kita mencelupkan dan menarik jari tangan kita di dalamnya.
Namun demikian, tak seperti riak di kolam yang terlihat jelas, riak kosmos ini begitu misterius sehingga tak seorang pun bisa melihat, mendengar, atau merasakannya dengan indera keenam sekalipun.
Meski disebut kicauan alam semesta, gelombang gravitasi juga bukan gelombang suara yang memerlukan medium untuk merambat. Gelombang itu bisa merambat dari jarak miliaran tahun cahaya dan sampai ke bumi tanpa perantara!

Gagasan adanya gelombang gravitasi tak lepas dari Teori Relativitas Umum Einstein yang dikemukakan pada tahun 1916. Dalam teorinya, Einstein menyatakan bahwa alam semesta adalah kain empat dimensi.
Gelombang gravitasi dalam teori tersebut digambarkan sebagai kerut-kerut yang muncul karena adanya benda yang melalui kain empat dimensi itu.
Gelombang gravitasi dihasilkan oleh obyek apa pun di alam semesta yang mengalami perubahan kecepatan ataupun arah. Besar gelombang bervariasi tergantung obyeknya.
Bumi sendiri bergerak mengelilingi matahari dan kecepatan serta arahnya pun bervariasi walaupun relatif konstan. Jadi, bumi juga menghasilkan gelombang gravitasi.
Dalam konteks penemuan terbaru kali ini, gelombang gravitasi dihasilkan oleh dua lubang hitam yang masing-masing berukuran 36 dan 29 kali massa matahari.
Dua lubang hitam itu telah “berpacaran” selama miliaran tahun. Mereka semakin mendekat dari masa ke masa. Artinya, kecepatan berputar satu sama lain pun terus berubah sehingga menghasilkan gelombang gravitasi.
Akhirnya beberapa waktu lalu dua lubang hitam itu kawin. Mereka bersatu menjadi lubang hitam yang luar biasa massif, berukuran 62 kali massa matahari.
Persatuan itu menghasilkan gelombang gravitasi yang luar biasa besar. Besarnya bisa disetarakan dengan selisih antara jumlah massa lubang hitam yang sebenarnya dengan massa lubang hitam baru yang terbentuk.
Dua lubang hitam bermassa 36 dan 29 kali matahari seharusnya membentuk lubang hitam bermassa 65 kali matahari. Namun, yang terbentuk ternyata 62. Sisa 3 kali massa matahari itu yang dikonversi menjadi energi gelombang gravitasi.

Asal ditemukannya gelombang  Gravitasi

Pada tanggal 14 September 2015 09:50:45 UTC dua detektor dari Laser Interferometer Gravitational-Wave Observatory bersamaan mengamati sinyal gravitasi-gelombang transien. Sinyal menyapu ke atas dalam frekuensi 35-250 Hz dengan strain gravitasi-gelombang puncak 1,0 × 10-21. Cocok dengan gelombang diprediksi oleh relativitas umum untuk Inspiral dan penggabungan sepasang lubang hitam dan ringdown dari lubang hitam tunggal yang dihasilkan. sinyal diamati dengan cocok-filter rasio signal-to-noise dari 24 dan tingkat alarm palsu diperkirakan kurang dari 1 acara per 203 000 tahun, setara dengan signifikansi lebih besar dari 5.1σ. Sumber itu terletak pada jarak luminositas 410 + 160-180 Mpc sesuai dengan pergeseran merah z = 0,09 + 0,03-0,04. Dalam bingkai sumber, massa lubang hitam awal adalah 36 + 5-4M⊙ dan 29 + 4-4M⊙, dan massa lubang hitam akhir adalah 62 + 4-4M⊙, dengan 3.0 + 0.5-0.5M⊙c2 terpancar di gelombang gravitasi. Semua ketidakpastian menentukan interval kredibel 90%. Pengamatan ini menunjukkan adanya sistem lubang hitam bintang-massa biner. Ini adalah deteksi langsung pertama dari gelombang gravitasi dan pengamatan pertama penggabungan lubang hitam biner.

 

http://journals.aps.org/prl/article/10.1103/PhysRevLett.116.061102/figures/1/medium

Melalui pembuktian teori ini, ilmuwan akan dapat memahami berbagai misteri yang ada di dunia partikel serta luar angkasa. Diharapkan nantinya teori ini akan menjawab berbagai pertanyaan mengenai alam semesta. betulkah lubang hitam akan ditemukan????? Wallahu’alam bishowab

Sumber : http://journals.aps.org/prl/abstract/10.1103/PhysRevLett.116.061102

http://nationalgeographic.co.id/berita/2016/02/mengenal-gelombang-gravitasi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s