Nazaruddin dan Niels Bohr Korupsi

Foto Nazaruddin

Setiap hari masyarakat disuguhi berita intrik dan trik politik dengan pedang  Penegakan Hukum  versus Korupsi. Dalang politik memainkan wayang – wayang dengan lakon “mafia” ada mafia hokum, mafia pemilu, mafia peradilan dan barangkali ada juga mafia TKI.  Yang jelas masyarakat kita memang telah terjangkiti penyakit Currupt.  Perilaku Korup tidak hanya ada di para petinggi Negara tetapi sudah menjadi “jamak lumrah” dimasyarakat bawah. Yang lebih menyakitkan “mereka” menganggap iu seolah menjadi nilai yang diyakini benar dan logis. Masyarakat menjadi skeptis dan ikut arus.

Niels Henrik David Bohr

Barangkali kita perlu belajar dengan Niels  Bohr. Pada 1913 Niels Bohr mengusulkan model atom Bohr. Dua gagasan kunci  Bohr adalah :

  1. Elektron-elektron bergerak di dalam orbit-orbit dan memiliki momenta yang terkuantisasi, dan dengan demikian energi yang terkuantisasi. Ini berarti tidak setiap orbit, melainkan hanya beberapa orbit spesifik yang dimungkinkan ada yang berada pada jarak yang spesifik dari inti.
  2. Elektron-elektron tidak akan kehilangan energi secara perlahan-lahan sebagaimana mereka bergerak di dalam orbit, melainkan akan tetap stabil di dalam sebuah orbit yang tidak meluruh.

Point-point penting lainnya adalah:

  1. Ketika sebuah elektron meloncat dari satu orbit ke orbit lainnya, perbedaan energi dibawa (atau dipasok) oleh sebuah kuantum tunggal cahaya (disebut sebagai foton) yang memiliki energi sama dengan perbedaan energi antara kedua orbit.
  2. Orbit-orbit yang diperkenankan bergantung pada harga-harga terkuantisasi (diskret) dari momentum sudut orbital, L menurut persamaan

Teori Atom Bohr diatas  mengajarkan jangan serakah. Ketika elektron hendak berpindah dari satu lapisan orbit ke lapisan orbit berikutnya, ia memerlukan energi tertentu. Tapi jika pasokan energi tersebut berlebih, kelebihannya tetap tidak digunakan. “Elektron tidak serakah, jadi kelebihan energi tidak diambil, karena untuk pindah lagi ke lapisan orbit berikutnya tidak cukup. Tapi kalau korupsi, ada kelebihan dipegang tidak mau dilepas atau dikembalikan,” tuturnya. Itulah kearifan  ilmu Fisika yang mengajarkan kita untuk tidak berprilaku Korup. Dan  membuat lebih dekat kepada Allah SWT.  Ilmu alam mengajarkan keseimbangan dan tidak harus berbuat korupsi. Ah… andaikan koruptor belajar mengenai Teori Atom Bohr bangsa ini akan terbebas dari Korupsi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s