Valentine, Do You Know?

Allah by Maaida Noor

Image via Wikipedia

Dan janganlah kamu mendekati zina, sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan keji dan suatu jalan yang buruk

(QS: Al-Israa’ :32)

Perang salip tidak hanya bergulir lewat perang fisiik semata, tetapi perang psikis dan budaya adalah media yang efektif mempengaruhi dan merusak tatanan syariyah masyarakat Islam. Perang budaya melalui life style dengan dalih kemanusiaan telah membawa pengaruh luar biasa. Salah satunya adalah mencitraan kasih sayang melalui Valentine Day. Hari valentine bagi remaja merupakan kesempatan untuk berrdansa – dansi, berpeluk cium ria dengan lawan jenis yang diharamkan Allah SWT., atau Valentine Day identik dengan kartu-kartu merah jambu yang sentimental dan bombastis, coklat, bunga atau kado-kado boneka bersayap. Budaya Barat tersebut akan mencapai puncaknya pada tanggal 15 Februari yaitu tanggal yang diperingati oleh pemuja Valentine sebagai hari kematian valentine (valentingines day). Mereka beranggapan bahawa hari inimerupakan hari kasih sayang karena valentine mati berkorban untuk cinta dan kasih sayang. Sesungguhnya meraka menjadikan syaeton – syaeton sebagai pelindung (mereka) selain Allah, dan mereka mengira bahwa mereka mendapat petunjuk. (Al A’raaf : 30) Keadaan ini sungguh – sungguh memprihatikan, khususnya dikalangan Ikhwan dan Akhwat (baca “remaja”) Islam. Seolah Valentine lebih fardu disbanding sekedar mengikuti pengajian atau sholat.

DARI MANA DATANGNYA VALENTINE DAY.

Valentine day bermula pada tanggal 14 februari 269 Masehi, seorang pendeta bernama Santo Valentine, harus menerima hukuman pancung dari kaisar Claudus II Ghoticus melalui algojonya. Ia dianggap melanggar peraturan imperium, karena telah berani menikahkan pasangan remaja yang telah melakukan perzinaan secara diam – diam. Padahal suadah ada ketentuan pada masa itu, pemuda bujangan dilarang untuk menikah dahulu karena meraka sangat dibutuhkan untuk menjadi prajurit yang tangguh. Prajurit yang belum menikah dianggap memiliki prestasi baik dipertempuran. Tindakan Santo Valentine membuat kaisar Claudus II Ghoticus murka dan menjatuhi hukuman pnacung bagi valentine. Tanggal 14 Februari tersebut Santo Valentine pun mati dipancung di kota Cisalpine Gaul, tepatnya dijalan Flaminia. Hal yang aneh dan lucu terjadi ketika Pihak Gereja menobatkannya sebagai pahlawan yang telah melindungi orang yang bercinta. Paus “Stokiometri Larutan” Julius I kemudian membuatkan monomen kehormatan untuk Santo Valentine tersebut. Pada tahun 496 Masehi Paus Galasium I mempelopori peringatan hari kasih sayang pertama. Peringatan hari tersebut juga diilhami oleh kebudayaan nenek moyang bangsa Romawi,yaitu pemujaan Dewa Lupercus(dewa kesuburan padang rumput dan hewan ternak) serta dewa Faunus (dewa alam semesta). Namun pemujaan itu berlangsung pada tanggal 15 Februari bukan pada tanggal 14, dilakukan setiap tahun hingga abad ke – 13 Masehi. Kaisar Constantine hidup diabad 4 M merupakan seorang kaisar yang pertama kali memeluk Agama Kristen dan memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap kehidupan Gereja. Dimasa kekuasaannya ia menambhakan berbagai acara setelah upacara pemujaaan terhadap dewa Luparcus dan faunus tdai. Dalam acara itu diberikan kesempatan para gadis remaja menyampaikan pesan – pesan cinta mereka disebuag jambangan besar, lalu para pemuda menerima pesan –pesan dari remaja putri tadi. Kemudian setelah itu mereka saling berpasang- pasangaan dan berdansa semalaman yang biasanya diakhiri dengan perbuatan ceitus, sungguh menjijikan. Pada abad ke 5 Masehi, upacara bangsa romawi ini dimasukan ke dalam upacara pesucian diri yang umumnya dilakukan oleh pihak gereja. Tepat pada tahun 496 Masehi, Paus Galasium I merubah upacara yang telah diciptkan oleh kaisar tadi menjadi perayaan kasih sayang (valentide’s day) yang kita kenal sampai sekarang. Nyatalah bahwa tanggal peringatan tadi diubah dari 15 menjadi 14 Februari yaitu hari dipancungnya Santo Valentine dan gereja merupakn pihak yang menciptkan keberhalaan dan kesesaatan dalam ritual tersebut.

ISLAM MENGHARAMKAN VALENTINE DAY

Dari asul muasal bahwa valentine daya adalah sebuah upacara ritual atau ibadah orang – orang Nasrani. Islam mengharamkan ibadah atau perilaku yang tidak bersumber pada Qur’an dan hadist. Al baqarah : 120 mengatakan “ Orang – orang yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hinga kamu mengikuti milah mereka, katakanlah sesunggunhnya petunjuk Allah itulah yang benar dan sesungguhnya kamu mengikuti kemauan mereka setalah pengetahuan dating kepadamu maka Allah tidak akan menjadi penolong dan pelindung bagimu” Jelaslah bahwa mengikuti merayakan dan bersuka ria di dalamnya berarti menjadi bagian dari kaum Yahudi dan Nasrani. Sebagainana Rasulallah berkata dalam sebuah hadisr yang diriwayatkan Abu Dawud dan Ahmad : “ barang siapa meniru perbuatan suatu kaum berate telah menjadi pengikutnya”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s