Arti Sebuah Kemerdekaan

Hinggar – binggar pesta perayaan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke 63 telah usai. apakah ini sekedar pesta pora rutin tahunan yang memakan banyak biaya? atau kah kita mengingat betul bagaimana kemerdekaan ini diperebutkan dari gonggongan kapitalis. apakah ini hanya rizky tahunan buat para pembuat asesoris kemerdekaan. Setiap kali perayaan HUT RI dimana – mana selalu digelar tirakatan, panggung Hajatan dan banyak kegiatan dalam rangka memperingati ulang Tahun Kemerdekaan RI. dan itu mungkin yang baru bisa dilakukan oleh rakyat kita. tidak terhitung  berapa besar dana yang dikeluarkan untuk hajatan tahunan ini.  taruhlah contoh di RT tempat tinggal saya, setiap hajatan 17 Agustus tidak kurang dana 5 juta dikumpulkan untuk peringatan HUT RI. berapa banyak dalam setiap desa ada Rukun Tetangga?. setiap Desa tidak kurang puluhan RT minimal ada 20 RT setiap Desa. kalau dikalkulasi setiap desa akanmengeluarkan biaya tidak kurang dari 100 Juta, belum instansi aparat Desa sendiri yang menyelenggarakan. dalam setiap kecematan juga terdapat puluhan desa, kalau 10 desa saja dana yang dikeluarkan sudah 1 Milyar, angka yang fantastis, belum satu kabupaten, belum satu provinsi, coba kita bayangkan jika seluruh Indoensia. kita ambil contoh saja Kota Bandung, Pada tahun 2004 seperti ditulis kompas “Pemerintah Kota Bandung menganggarkan pembiayaan peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI dan Hari Jadi Kota Bandung sebesar Rp 18,9 miliar (kompas, 18 Agustus 2004) Untuk tahun 2008 berapa ???????

Sungguh – sungguh angka yang fantastis ditengah carut marut kondisi perekonomian tanah air. Dana itu tidak terbanyangkan besarnya jika untuk proyek dana pengentasan kemiskinan yang dikeluarkan pemerintah. berapa juta orang miskin yang bisa kita tolong dengan dana sebesar itu?. Apakah ini adalah langkah tepat atau sekedar menghambur – hamburkan uang itu peringatan tanpa makan. peringatan yang tidak meninggalakan kesan dan nilai bagi generasi muda bangsa ini yang sekedar menghormat bendera ogah –  ogahan. Kesan “hura – hura” dan seremonial yang membekas tiap 17-an. mungkin kesan mendapatkan hadiah lomba bagi anak – anak kecil, hanya itu memori yang tertinggal dianak – anak kita. PR besar bagi bangsa ini?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s