MOS tanpa perpeloncoan

Mulai tanggal 14 – 16 Juli 2008 siswa – siswi SMA batik 1surakarta melakukan massa orientasi sekolah. setiap tahun ajaran baru sekolah- sekolah  setelah selesai melakukan penerimaan siswa baru biasanya disibukkan dengan penyambutan siswa baru atau MOS. kegiatan MOS sering mendapat sorotan publik karena kegiatan tersebut berbau perpeloncoan Siswa. jauh – jauh hari pemerintah kota Surakarta telah menghimbau, bahwa Masa Orentasi Siswa harus jauh dari perpeloncoan  Fisik mauoun Psikis. SMA batik 1 Surakarta merospon baik ajakan pemerintah untuk melaksanakan MOS dengan baik.  MOS diawali  dengan pemberian materi Wajib tentang wawasan kebangsaan dan bela negara. pada hari kedua anak – anak peserta didik di ajak untuk bermain dalam Outbond bersama dilapangan PGSD Surakarta. Outbond lebih diarahkan kepada permainan yang bersifat mendidik rasa solidaritas siswa, kekompakan, kebersamaan, gotong royong. selaian itu beberepa permainan melatih anak untuk dapat menenpatakan dirinya sebagai seorang pimpinan dan anak buah dalam permaian eden game.

Dengan cara seperti ini, insy Allah Masa Orientasi Siswa akan jauh dari kesan perpeloncoan atau balas dendam dari seniornya atau sekedar  hura – hura. MOS tahun ini masih dapat kita temukan sekolah – sekolah yang peserta didik barunya setiap berangkat sekolah dengan seragam rambut dikucir berpita sana – sini, atau menggunakan tas kardus yang besar atau kaos kaki “selen” berbeda kanan kiri dan segala atribut yang tidak jelas. tampaknya hal – hal konvensional seperti itu harus ditinggalkan jauh – jauh. Bagi siswa baru yang terpenting adalah bagaiamana bisa dengan cepat menyesuaikan diri dengan sekolah barunya, menyiapkan pisik dan psikisnya menghadi  sekolah baru.

2 comments on “MOS tanpa perpeloncoan

  1. Assalamu’alikum
    buat pak Lukman, mari kita jalin silaturahmi dari solo ke kalimantan. buat kawan – kawan di borneo, mari kita buat pendidikan lebih bermakna, pendidikan kita selalu mengajarkan kehampaan dan mimpi. bagi – bagi ilmu blog-nya.

  2. Setuju banget, boss! harus mos itu bersifat mendidik dan mencerdaskan bukan malah menakuti. jangan lupa mampir ke blogku and kasih komentar di physics.wordpress.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s