<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>P&#039;aenul-physic.blog &#187; psikologi</title>
	<atom:link href="http://aenul.wordpress.com/category/psikologi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://aenul.wordpress.com</link>
	<description>Be diferrent your life with physic</description>
	<lastBuildDate>Thu, 24 Dec 2009 02:19:10 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='aenul.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/4723affa2986bdb24ccaafa945c4ff27?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>P&#039;aenul-physic.blog &#187; psikologi</title>
		<link>http://aenul.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://aenul.wordpress.com/osd.xml" title="P&#039;aenul-physic.blog" />
		<item>
		<title>JURUS JITU MEMILIH SEKOLAH</title>
		<link>http://aenul.wordpress.com/2008/07/02/jurus-jitu-memilih-sekolah/</link>
		<comments>http://aenul.wordpress.com/2008/07/02/jurus-jitu-memilih-sekolah/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 02 Jul 2008 03:44:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fisikabatik1</dc:creator>
				<category><![CDATA[Umum]]></category>
		<category><![CDATA[psikologi]]></category>
		<category><![CDATA[anak]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[sekolah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aenul.wordpress.com/?p=83</guid>
		<description><![CDATA[


oleh Zaenul arifin, S.Pd
Mendekati bulan juni dan juli orang tua biasanya dipusingkan untuk memilih sekolah terbaik dan sesuai kemampuan anak mereka. Memilih sekolah yang tepat adalah cara terbaik untuk memberikan fasilitas pendidikan bagi anak. Kebutuhan dan kemampuan anak dan orang tua sangat bervariasi sehinga dalam memilih sekolah juga akan sangat berpengaruh. Banyak kasus  terutama [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aenul.wordpress.com&blog=3643325&post=83&subd=aenul&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><!--[if gte mso 9]&gt;  Normal 0       MicrosoftInternetExplorer4  &lt;![endif]--></p>
<p class="MsoNormal"><strong></strong></p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;">oleh <a href="http://zainula.wordpress.com" target="_blank">Zaenul arifin, S.Pd</a></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Mendekati bulan juni dan juli orang tua biasanya dipusingkan untuk memilih sekolah terbaik dan sesuai kemampuan anak mereka. Memilih sekolah yang tepat adalah cara terbaik untuk memberikan fasilitas pendidikan bagi anak. Kebutuhan dan kemampuan anak dan orang tua sangat bervariasi sehinga dalam memilih sekolah juga akan sangat berpengaruh. Banyak kasus <span> </span>terutama SD, anak anak terkadang menjadi “korban” keinginan orang tua dalam memilih sekolah, bahkan anak – anak cenderung memilih sekolah menurut keinginan orang tua. Akibatnya selama proses pendidikan anak – anak cenderung kurang proaktif. <span> </span>Dalam memilih sekolah orang tua dituntut bijaksana antara keinginan anak dan otang tua dan sekolah yang cocok dengan kemampuan<span> </span>itelegensi anak dan kemampuan financial orang tua.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;">Saat ini, sekolah-sekolah atau lembaga pendidikan usia dini banyak berdiri bak jamur di musim hujan. Masing-masing berlomba-lomba menawarkan kelebihan yang dimilikinya, ada yang memakai kurikulum lokal dan juga kurikulum campuran. <span lang="SV">Bahkan, tidak sedikit pula sekolah &#8220;impor&#8221; yang menawarkan kurikulum internasional. Tidak hanya praseklah, Sekolah sekolah lanjutan sekarang banya berdiri sekolah terpadu atau boarding school dan sekolah – sekolah sejenis yang menawarkan program. </span><span lang="FI">Untuk itu kita harus selektif untuk memilih sekolah, terutama pendidikan anak usia dini. </span><span lang="SV">Pendidikan usia dini merupakan langkah yang besar dan penting untuk tumbuh kembang anak Anda. Sebagai orang tua sebaiknya selalu berusaha untuk memilihkan sekolah yang baik dan sesuai dengan dirinya. Sebab, ini akan menentukan tak hanya bagi anak tetapi juga Anda sebagai orang tuanya. Bagi anak, pergi ke sekolah berarti merasakan kemandirian yang sesungguhnya untuk pertama kali. Bahkan, bisa jadi ini pertama kalinya si kecil terpisah dari orang tua atau pengasuhnya selama beberapa saat. Sebagai orang tua, Anda tentu ingin memberikan pendidikan yang terbaik dengan menempatkannya di sekolah yang terbaik pula. Dan tidak kalah penting adalah sekolah lanjutan setidak berkesinambungan antara pra sekolah, lanjutan atau perguruan tinggi.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span style="color:#009900;">Bagaimana Memilih Sekolah Terbaik?</span></strong></p>
<ul type="disc">
<li class="MsoNormal"><strong>Buatlah      sebuah daftar nama sekolah-sekolah</strong><strong></strong></li>
</ul>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-align:justify;text-indent:18pt;"><span lang="SV"><span> </span>yang Anda inginkan untuk mempermudah observasi.</span></p>
<ul type="disc">
<li class="MsoNormal"><strong>Lokasi      sekolah</strong>.</li>
</ul>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;text-align:justify;">Pilihlah sekolah yang tidak terlalu jauh dari tempat tinggal Anda. Selain Anda dan si kecil tidak bosan di jalan dan mengalami kelelahan, hal ini juga akan menghemat biaya yang Anda keluarkan untuk transportasi.<span id="more-83"></span></p>
<ul type="disc">
<li class="MsoNormal"><strong>Tenaga      pengajar</strong>.</li>
</ul>
<p style="margin-left:36pt;text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Dalam memilih sekolah tidak hanya yang favorit, tapi cari sekolah yang kreatif dalam mendidik anak. Biasanya sekolah seperti ini guru-gurunya pun kreatif. Pun sekolah yang bisa menyesuaikan dengan kemampuan anak. Maksudnya, jika ada murid yang daya tangkapnya kurang, sekolah akan memberikan waktu atau jam pelajaran tambahan bagi muridnya itu. Selain juga harus memperhatikan bangunan dan kelengkapan pendidikan di sekolah tersebut. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;text-align:justify;text-indent:18pt;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Nah, untuk itu, jauh-jauh hari orang tua harus sudah pasang mata dan telinga supaya tidak ketinggalan informasi aktual mengenai sekolah. Jadi rajin-rajinlah mencari tahu dengan cara membaca atau bertanya. Setelah itu, baru kita minta persetujuan anak. Biarkan anak memilih sekolah yang sesuai dengannya. Jadi, dalam memasukkan anak sekolah itu harus berdasarkan kesepakatan anak dan orang tua. </span></p>
<ul type="disc">
<li class="MsoNormal"><strong><span lang="SV">Biaya</span></strong><strong></strong></li>
</ul>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;text-align:justify;text-indent:18pt;"><span lang="SV">Biaya pendidikan anak tidak sama di setiap sekolah. Pilihlah sekolah yang sesuai dengan kondisi keuangan Anda.</span></p>
<ul type="disc">
<li class="MsoNormal"><strong><span lang="SV">Program yang ditawarkan</span></strong><span lang="SV">. </span></li>
</ul>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;text-align:justify;"><span lang="SV">Jangan lupa, tanyakan pada sekolah tempat mendaftar<span> </span>bagaimana visi dan misi sekolah, apakah sesusai dengan visi dan misi pendidikan kita apa tidak. Sekolah yang kita Anak-anak membutuhkan lingkungan yang rileks dan longgar. Program sekolah yang baik menurut  seorang konsultan prasekolah Dr. Jennifer Hardacre, sebaiknya memberikan banyak waktu untuk setiap anak untuk mendorong minatnya. Misalnya, Anda melihat kegiatan yang melibatkan anak pada pagi hari.</span></p>
<ul type="disc">
<li class="MsoNormal"><strong>Fasilitas</strong>.</li>
</ul>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;text-align:justify;text-indent:18pt;">Perhatikan apakah sekolah tersebut memilki fasilitas lengkap yang dibutuhkan si kecil.</p>
<ul type="disc">
<li class="MsoNormal"><strong>Rasio      guru dan murid</strong>.</li>
</ul>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;text-align:justify;text-indent:18pt;">Semakin kecil rasionya, anak-anak akan mendapat perhatian yang cukup dari guru sehingga kebutuhannya lebih mudah di mengerti dan dipahami.</p>
<ul type="disc">
<li class="MsoNormal"><strong><span lang="SV">Cari referensi</span></strong><span lang="SV">. </span></li>
</ul>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;text-align:justify;text-indent:18pt;"><span lang="SV">Jangan ragu dan malu untuk bertanya kepada orang lain tentang situasi dan kondisi sekolah tempat anaknya bersekolah.</span></p>
<ul style="margin-top:0;" type="disc">
<li class="MsoNormal"><strong><span lang="SV">Bicarakan dengan anak</span></strong><span lang="SV">.</span></li>
</ul>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;text-align:justify;text-indent:18pt;"><span lang="NO-BOK">Hal ini sering dilupakan orang tua. </span><span lang="SV">Perhatikan reaksi anak ketika Anda berbicara tentang sekolah. Pilihlah prasekolah yang sesuai dengan karakter anak dan minat serta bakat anak. Jika anda masih ragu anda bisa berkonsultasi dengan psikolog atau mencoba berbicara dari hati – kehati dengan anak kita.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:18pt;"><span lang="FI"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;"><span lang="FI">Terakhir janganlah lupa memohon petunjuk kepada Allah SWT untuk menentukan pilihan sekolah. Tempat dan suasana yang tepatkan memberikan stimulan positif bagi anak untuk belajar.Selamat mencoba semoga menemukan sekolah terbaik untuk putra – putri kita, amin</span></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/aenul.wordpress.com/83/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/aenul.wordpress.com/83/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/aenul.wordpress.com/83/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/aenul.wordpress.com/83/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/aenul.wordpress.com/83/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/aenul.wordpress.com/83/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/aenul.wordpress.com/83/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/aenul.wordpress.com/83/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/aenul.wordpress.com/83/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/aenul.wordpress.com/83/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/aenul.wordpress.com/83/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/aenul.wordpress.com/83/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aenul.wordpress.com&blog=3643325&post=83&subd=aenul&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aenul.wordpress.com/2008/07/02/jurus-jitu-memilih-sekolah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/7aa61b1960d49b87317d6c1e7c4bdd4a?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">fisikabatik1</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>LIBUR TELAH TIBA</title>
		<link>http://aenul.wordpress.com/2008/05/16/libur-telah-tiba/</link>
		<comments>http://aenul.wordpress.com/2008/05/16/libur-telah-tiba/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 16 May 2008 15:19:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fisikabatik1</dc:creator>
				<category><![CDATA[psikologi]]></category>
		<category><![CDATA[liburan]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aenul.wordpress.com/?p=21</guid>
		<description><![CDATA[ditulis Oleh : Fitri ariyani, psi
” libur telah tiba libur telah tiba hore – hore – hore
 
Simpanlah tas dan bukumu hilangkan keluh kesahmu,
” libur telah tiba libur telah tiba hatiku gembira…… dst
anak – anak tahu kan lagunya tasha tentang liburan? Apa coba yang terbayang saat liburan? Pasti kebayang hal – hal yang menyenangkan. Pergi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aenul.wordpress.com&blog=3643325&post=21&subd=aenul&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p class="MsoNormal" style="text-align:center;margin:0;" align="center">ditulis Oleh : <a title="libur telah tiba" href="http://zainula.wordpress.com" target="_blank">Fitri ariyani, psi</a></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;margin:0;" align="center"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span>” libur telah tiba libur telah tiba hore – hore – hore</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;margin:0;"><span><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Simpanlah tas<span> </span>dan bukumu hilangkan keluh kesahmu,</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">” libur telah tiba libur telah tiba hatiku gembira…… dst</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">anak – anak tahu kan lagunya tasha tentang liburan? Apa coba yang terbayang saat liburan? Pasti kebayang hal – hal yang menyenangkan. Pergi sama orang tua ke tempat wisata, jalan- jalan ke mall, berkunjung ketempat saudara atau nenek, nonton acara TV program liburan, atau ngumpul – ngumpul bersama orang tua di rumah, asyik bangeet….</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Mengapa ya kalo Liburan bisa jadi hati gembira? Ya iya lah khan bleh ngaak belajar, bebas tugas dan PR yang bikin lelah. Tapi apa iya sich, coba kalian bayangkan, kalo libur melulu, ngak sekolah, ngajk ketemu teman – teman dan ngak ada kegiatan apa-apa. Sehari, dua hari, seminggu masih asyik, tapi lama – lama bosen juga khan?!!!!! Nah berarti semua hal yang dilakukan terus menerus bisa bikin bosan, begitu juga belajar dan sekolah terus gimana dong ? itulah …. Makanya perlu ada waktu liburan . fungsinya untuk relaksasi atau penyegaran dari rutinitas belajar dan sekolah. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Lalu acara seperti apa sich yang baik untuk mengisi liburan? Acaranya bisa macam – macam. Musyawarahkan dulu dengan orang tua, kira – kira rencana liburan mau diisi apa. Misalnya, kalian bisa berkunujung ketempat saudara yang tinggal di desa. Disana kalian bisa lebih dekat dengan alam. Tanaman – tanaman yang subur danjauh dari polusi, hewan – hewan piaraan yang beraneka ragam, sungai – sungai yang airnya jernih, udarayang<span> </span>segar dan bebas polusi. Dengan begitu bisa menjauh dari hiruk pikuk kota dan polusi. Lalu relaks dech…. Badan segar, hati tenang bahkan bisa silaturahim dengan saudara!!!. Bagi yang tetap tinggal dikota kalian juga punya pilhan yang juga menarik. Misalnya, berkunjung ketempat wisata seperti, kebn binatang untuk melihat aneka satwa berserta ciri wujud aslinya. kekebun raya, melihat aneka tanaman , pergi ketempat – tempat bersejarah untuk lebih mengenal sejarah bangsa atau boleh juga ke toko buku, mencari buku – buku bagus dan bermutu. <span id="more-21"></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Lantas? Kalau sekedar jalan – jalan ke mall atau nonoton TV boleh nggak??? Boleh sich hanya saja sesuaikan dengan kebutuhan misalnya sambil menemani ibu belanja kebutuhan sehari – hari kan nggak perlu setiap saat setiap waktu. Nonton TV juga boleh…. Asalkan minta saran orang tua mana yang boleh ditonton dan tidak. Gunakan waktu kalian lebih banyak untuk ngumpul – ngumpul keluarga, silaturahiim ke tetangga dekat dan teman, ibadah ditingkatkan dan lebih oke lagi Bantu – Bantu orang tua dirumah, iya khaaam ????</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Lalu gimana dengan belajarnya?</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Simpan buku rapat- rapat dan lupakan ! eeiiit jangan dong </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Biarpun liburan untuk relaks dan refresing, bukan berarti belajar ditinggalan lhoo. Sebaiknya<span> </span>sediakan waltu untuk belajar, dan mengulang atau latihan soal – soal. Memang tidak perlu seharian belajar terus, ntar sama aja dengan hari – hari biasanya, nggak jadi fresh dong.<span> </span>Belajarnya kira – kira dua jam sehari sudah cukup, khan sudah sikurangi waktu belajar delapan jam yang seharusnya disekolah. Sholat dan tilawah jalan terus……… kalo bisa ditingkatkan buat nambah pahala.<span> </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Kalian tahu tidak bahwa proses ingatan ada 2 : pertama, dimanakan <em>short term memory </em>(ingatan jangka pendek) dimana semua informasi yang didengar atau dibaca pertama kali akan direkam oleh otak. Ingatan jangka pendek ini cepata hilang dan efektif digunakan beberapa saat setelah direkam. Contohnya kalau kalian akan tes malam harinya belajar pagi hari masih banyak yang diingat, tapi kalau sudah beberapa hari tidak diulang bisa lupa. Kedua, Long term memory (ingat jangka panjang) yaitu semua rekaman di <em>short term memory </em>yang diulang – ulang sehingga tersimpan di <em>long term memory</em>. Artinya semakain sering informasi kita terima makin kuat rekamannya diotak. Nah….. agar ilmu kalian tidak hilang dan terlupakan simpan dulu di <em>long term momery.</em> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Mau tau caranya ? tentu dengan mengulang – ulang pelajaran yang telah peroleh. Manfaatkan juga waktu kalian untuk hal ini. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Akhirnya selamat liburan ya… isi dengan kegiatan yang oce dan bermanfaat semoga saat kembali sekolah kalian sudah fresh dan siap belajar lagi.. Salaam (Kak Fi-Ar)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/aenul.wordpress.com/21/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/aenul.wordpress.com/21/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/aenul.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/aenul.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/aenul.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/aenul.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/aenul.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/aenul.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/aenul.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/aenul.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/aenul.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/aenul.wordpress.com/21/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aenul.wordpress.com&blog=3643325&post=21&subd=aenul&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aenul.wordpress.com/2008/05/16/libur-telah-tiba/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/7aa61b1960d49b87317d6c1e7c4bdd4a?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">fisikabatik1</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pembelajaran dengan Keteladanan dan Pembiasaan bagi anak</title>
		<link>http://aenul.wordpress.com/2008/05/16/pembelajaran-dengan-keteladanan-dan-pembiasaan-bagi-anak/</link>
		<comments>http://aenul.wordpress.com/2008/05/16/pembelajaran-dengan-keteladanan-dan-pembiasaan-bagi-anak/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 16 May 2008 15:17:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fisikabatik1</dc:creator>
				<category><![CDATA[psikologi]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[religius]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aenul.wordpress.com/?p=20</guid>
		<description><![CDATA[ 
”Sesungguhnya telah ada pada diri Rasullah Suri Teladan yang baik”
Bagi setiap orang tua, memiliki anak yang sholeh dan sholihah merupakan harapan dalam hidupnya. Karena anak yang sholeh dan sholihah merupakan asset dunia dan akhirat yang mampu mengalirkan pahala kepada kedua orang tuanya, meskipun orang tuanya telah meninggal dunia. Sebagaimana sabda Rosulullah saw  : “ Apabila [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aenul.wordpress.com&blog=3643325&post=20&subd=aenul&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p class="MsoNormal" style="text-indent:0.5in;line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.5in;line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;"><span style="font-family:Times New Roman;">”Sesungguhnya telah ada pada diri Rasullah Suri Teladan yang baik”</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.5in;line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;"><span style="font-family:Times New Roman;">Bagi setiap orang tua, memiliki anak yang sholeh dan sholihah merupakan harapan dalam hidupnya. Karena anak yang sholeh dan sholihah merupakan asset dunia dan akhirat yang mampu mengalirkan pahala kepada kedua orang tuanya, meskipun orang tuanya telah meninggal dunia. Sebagaimana sabda Rosulullah saw<span>  </span>: “ Apabila manusia meninggal dunia, terputus semua amalnya kecuali 3 (tiga) perkara, yaitu shodaqoh jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak yang sholeh yang selalu mendoakan kedua orang tuanya”. </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.5in;line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;"><span style="font-family:Times New Roman;">Kemudian yang jadi pertanyaan adalah, apa yang bisa dilakukan orang tua untuk mencapai harapannya tersebut? Karena harapan tanpa adanya upaya yang sungguh-sungguh adalah sia-sia dan hanya sebatas harapan kosong semata.<span>  </span>Oleh karena itu dibutuhkan perjuangan, kesabaran, dan keteguhan niat untuk mewujudkannya.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.5in;line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;"><span style="font-family:Times New Roman;">Anak merupakan amanah yang wajib dijaga, dipelihara, dirawat, kasihi, diberi pendidikan dan kehidupan yang layak.<span>  </span>Pendidikan layak yang dimaksud adalah<span>  </span>bimbingan dan arahan yang terus menerus terhadap anak untuk menanamkan nilai-nilai agama sebagai pondasi dalam kehidupannya di masa depan. Lantas bagaimana cara menanamkan nilai-nilai agama tersebut ??? Cukupkah dengan memilihkan sekolah yang “islami” ?<span>  </span>Diikutkan sekolah Dinniyah atau TPA ?? Bahkan memanggil guru agama privat ??<span>  </span>Jawabnya tentu tidak cukup !!! Memang benar dengan bersekolah di sekolah islami, anak akan bertambah ilmu agamanya dibanding di sekolah “biasa”. Demikian juga dengan sekolah dinniyah, TPA atau guru privat agama. Yang terpenting adalah terciptanya kondisi yang <strong>kondusif</strong> di lingkungan terpenting bagi anak yaitu <strong>keluarga.<span id="more-20"></span></strong></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.5in;line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;"><span style="font-family:Times New Roman;">Betapapun anak mendapat pengetahuan agama yang baik di sekolah, di TPA, atau yang lain, tidak akan besar pengaruhnya dibandingkan dengan memperolehnya secara langsung dalam keluarganya. Dari ayah, Ibu, kakak, dan orang-orang dewasa <span> </span>yang berada di sekitarnya. Di sinilah fungsi <strong>keteladanan dan pembiasaan</strong> <span> </span>sebagai metode penanaman nilai-nilai agama yang sangat efektif. Falsafah jawa mengatakan ”<strong><em>iso amargo soko kulino</em></strong>” adalah ungkapan yang sangat tepat dalam pembelajaran buat anak. Beberapa contoh nyata dalam dunia bisnis (profesional) ternyata lahir dari mereka yang tidak pernah mengenyam pembelajaran formal. Mereka berhasil dan profesional karena melakukan dan membiasakan dari apa yang dialami. Demikian halanya dengan pembentukan karakter (self konsep) pada anak. <span> </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.5in;line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;"><span style="font-family:Times New Roman;">Keteladanan terbukti efektif dalam menanamkan nilai-nilai pada anak, terutama pada anak usia balita dan usia Sekolah Dasar. Dimana anak usia ini memiliki sifat khas yaitu imitasi (meniru). Anak-anak usia ini menganggap perilaku orang dewasa sebagai sesuatu yang seharusnya benar. Sehingga secara sadar maupun tidak, anak akan menirukannya. Misalnya orang tua<span>  </span>yang selalu mengucapkan salam ketika keluar dan masuk rumah, hampir dapat dipastikan anak akan mengikuti kebiasaan tersebut. Ini menggambarkan bahwa orang tua menjadi model (contoh) atau<span>  </span>teladan bagi anak-anaknya. </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.5in;line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;">Menjadi teladan bagi anak-anak tidak cukup hanya melakukan hal-hal yang baik dihadapan anak, tetapi perlu adanya penguatan dengan membibing dan mengarahkan anak dengan <strong>pembiasaan</strong>. Misalnya orang tua tidak cukup hanya senantiasa melaksanakan sholat 5 waktu dan membiarkan anak sampai meniru sendiri perilaku tersebut. Akan jauh lebih efektif, apabila orang tua melaksanakan sholat sekaligus mengajak anak ikut serta. Sebaliknya kalau orang tua saja tidak menjalankan sholat, maka orang tua tidak bisa berharap banyak anak akan melakukannya. </span><span style="font-size:11pt;line-height:150%;">Wallahu a’lam bishowwab</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.5in;line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;"><span style="font-family:Times New Roman;">Terdapat sedikit perbedaan antara keteladanan dan pembiasaan. Akan tetapi kedua hal tersebut saling menunjang. Keteladanan merupakan konotasi kata yang positif, sehingga hal-hal yang mengikuti adalah perilaku, sikap, maupun perbuatan yang secara normatif baik dan benar. Dalam keteladanan terdapat <strong>unsur mengajak</strong> secara tidak langsung, sehingga terkadang kurang efektif tanpa ada ajakan secara langsung yang berupa <strong>pembiasaan</strong>. Begitu pula dengan pembiasaan yang secara langsung mengarahkan pada suatu perilaku, sikap maupun perbuatan yang diharapkan, kurang dapat berhasil dengan baik tanpa adanya keteladanan.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.5in;line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;"><span style="font-family:Times New Roman;">Berikut<span>  </span>ini beberapa contoh keteladanan dan pembiasaan yang kurang tepat, yaitu :</span></span></p>
<ul style="margin-top:0;" type="disc">
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;"><span style="font-family:Times New Roman;">Orang tua berharap anaknya selalu berkata jujur, tetapi ketika anak menyampaikan kritikan terhadap kekeliruan orang tua, justru dikatakan tidak sopan dan berani pada orang tua.</span></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;"><span style="font-family:Times New Roman;">Orang tua berharap anaknya rajin belajar, tetapi orang tua tidak pernah mendampingi anak dalam belajar dan mengapresiasi belajar anak.</span></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;"><span style="font-family:Times New Roman;">Orang tua berharap anak makan minum dengan tangan kanan dan duduk, tetapi orang tua terkadang masih menggunakan tangan kiri dan makan minum sambil berdiri.</span></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;"><span style="font-family:Times New Roman;">Orang tua berharap anak dapat sholat, makan, dan tidur tepat waktu, tetapi orang tua sering lalai dan menunda-nunda.</span></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;"><span style="font-family:Times New Roman;">Orang tua berharap anak dapat meletakkan barang-barang pada tempatnya, tetapi orang tua justru sering lalai meletakkan sesuatu pada tempatnya.</span></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;"><span style="font-family:Times New Roman;">Orang tua berharap anak dapat menjaga auratnya dan terhindar dari bahaya, tetapi orang tua belum memberi teladan yang baik.</span></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;"><span style="font-family:Times New Roman;">Orang tua berharap memiliki anak yang tidak pemarah, tetapi terkadang orang tua tidak dapat mengendalikan emosi dikala mengatasi perilaku anak.</span></span></li>
</ul>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.5in;line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;"><span style="font-family:Times New Roman;">Memang tidaklah mudah menjadi orang tua yang dapat memberi keteladanan dan pembiasaan yang sempurna. Banyak sekali kendala yang terkadang merupakan kelemahan manusiawi, akan tetapi yang terpenting dari itu semua adalah kegigihan untuk senantiasa memperbaiki diri.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.5in;line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;"><span style="font-family:Times New Roman;">Dengan keteladanan dan pembiasaan ternyata mampu menjadi metode pembelajaran yang efektif bagi anak baik dalam penenaman nilai – nilai<span>  </span>agamis<span>  </span>maupun pembelajaran formal (sekolah). Semakin sering seseorang melakukan sesuatu maka semakin menguasai hal tersebut. Jika kita benar-benar berharap memiliki anak yang sholeh dan sholihah, yang dapat menjadi penyejuk jiwa, dan pengirim do’a di kala kita telah kembali padaNya, maka semangat itu akan selalu ada dan terus menyala demi satu tujuan yang kita idam-idamkan. Semoga Allah senantiasa membibing langkah-langkah kita bersama. Amien Ya Robbal ‘Alamiin.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;"><span><span style="font-family:Times New Roman;">            </span></span></span></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/aenul.wordpress.com/20/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/aenul.wordpress.com/20/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/aenul.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/aenul.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/aenul.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/aenul.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/aenul.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/aenul.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/aenul.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/aenul.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/aenul.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/aenul.wordpress.com/20/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aenul.wordpress.com&blog=3643325&post=20&subd=aenul&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aenul.wordpress.com/2008/05/16/pembelajaran-dengan-keteladanan-dan-pembiasaan-bagi-anak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/7aa61b1960d49b87317d6c1e7c4bdd4a?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">fisikabatik1</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>