Hujan Meteor Lyrids

Bagi anda para penikmat hujan meteor maupun yang “penasaran” ingin melihat seperti apa fenomena langit hujan meteor. Peristiwa astronomi menarik sedang terjadi, yaitu hujan meteor Lyrid. Nama Lyrid berarti arah radian meteor tersebut berasal dari rasi Lyra, sebuah rasi di sebelah utara dengan bintang terangnya yang bernama Vega. Jumlah meteor yang bisa kita lihat saat itu adalah sekitar 15 buah per jam. Namun terkadang bisa mencapai 60 buah per jamnya. Aktivitas dari hujan meteor Lyrids dimulai dari tanggal 16 April hingga tanggal 25 April dan mencapai puncak aktifitasnya pada tanggal 22 April 2012. Jika langit cerah dan terbebas dari awan, intensitas meteor perjamnya diprediksi akan tampak sekitar 18 Meteor hingga 90 meteor per Jam. Hujan meteor Lyrids sendiri memiliki radiant pada rasi Lyra yang akan terbit dari horizon sebelah timur laut pukul 00.00 WIB.

Apa itu meteor?

Meteor adalah peristiwa masuknya batuan ke atmosfer Bumi. Karena bergesekan dengan partikel di atmosfer, batuan tersebut memanas dan terkikis, bahkan memijar. Pijaran inilah yang kita sebut meteor, atau sering disebut dengan bintang jatuh. Kebanyakan meteor dalam sebuah hujan meteor akan terbakar habis di atmosfer karena ukurannya kecil. Tetapi ada juga meteor yang tidak habis di atmosfer melainkan terus turun dan menumbuk permukaan Bumi. Tumbukan ini dapat menghasilkan kawah dan sisa batuan yang ditemukan disebut meteorit. Meteorit ini biasanya bukan berasal dari hujan meteor, tetapi termasuk dalam kelompok meteor sporadis karena ukurannya yang lebih besar.

Hujan Meteor Lyrids terjadi pada 22 April 2012 minggu dini hari. Hujan meteor yang beradiant dari rasi Lyra (makanya dinamakan Lyrids) ini memiliki intensitas sekitar 18 hingga 90 meteor disetiap jamnya. Mengulas kembali sejarah terbentuknya hujan meteor lyrids. Hujan Meteor Lyrids tercipta karena reruntuhan partikel debu, es dan batu dari sisa-sisa ekor komet C/181 G1 Thatcher saat melewati orbit bumi. Komet C/181 G1 Thatcher ditemukan oleh A. E. Thatcher pada 5 April 1861 dan digolongkan sebagai komet yang memiliki periode panjang. Saat partikel-partikel debu, es dan batu tertarik oleh gaya gravitasi bumi, kecepatan yang dihasilkan oleh es dan bebatuan kian meningkat. Rata-rata kecepatan yang dihasilkan dapat mencapai minimal kecepatan 20 Km/detik hingga 80 Km/Detik. Tingginya kecepatan yang diimbangi dengan semakin besarnya tekanan pada bagian depan batuan-batuan yang hanya sebesar ibu jari manusia membuat sisa sisa reruntuhan komet terbakar hingga menciptakan cahaya yang sangat terang dilapisan ionosfer dan mesosfer.

Cara mengamati Hujan Meteor Lyrid

Bagaimana cara menikmati hujan meteor Lyrid ini? Persiapannya adalah kita harus cari tempat datar dengan pemandangan langit yang tak terhalang. Untuk melihat sebuah hujan meteor, kita tidak perlu berkonsentrasi ke arah radiannya saja. Karena meteor justru akan tersebar di segala arah. Oleh karena itu, apabila kita hanya memperhatikan rasi Lyra saja, kita mungkin akan kehilangan kesempatan melihat meteor di sebelah selatan atau arah lain. Inilah mengapa kita harus mencari area dengan pemandangan langit yang seluas-luasnya. Sayangnya, hujan meteor Lyra kali ini berlangsung ketika Bulan sedang dalam fase cembung akhir. Artinya, cahaya Bulan akan sangat mengganggu kenampakan meteor yang redup. Sehingga jumlah meteor yang terlihat jadi lebih sedikit.

Keajaiban Al Qur’an dan Shower

Gambar ini memperlihatkan sejumlah meteor yang hendak menumbuk bumi. Benda-benda langit yang berlalu lalang di ruang angkasa dapat menjadi ancaman serius bagi Bumi. Tapi Allah, Pencipta Maha Sempurna, telah menjadikan atmosfir sebagai atap yang melindungi bumi. Berkat pelindung istimewa ini, kebanyakan meteorid tidak mampu menghantam bumi karena terlanjur hancur berkeping-keping ketika masih berada di atmosfir

Dalam Al Qur’an, Allah mengarahkan perhatian kita kepada sifat yang sangat menarik tentang langit:

“Dan Kami menjadikan langit itu sebagai atap yang terpelihara, sedang mereka berpaling dari segala tanda-tanda (kekuasaan Allah) yang ada padanya.” (Al Qur’an, 21:32)

Sifat langit ini telah dibuktikan oleh penelitian ilmiah abad ke-20.

Atmosfir yang melingkupi bumi berperan sangat penting bagi berlangsungnya kehidupan. Dengan menghancurkan sejumlah meteor, besar ataupun kecil ketika mereka mendekati bumi, atmosfir mencegah mereka jatuh ke bumi dan membahayakan makhluk hidup.

Atmosfir juga menyaring sinar-sinar dari ruang angkasa yang membahayakan kehidupan. Menariknya, atmosfir hanya membiarkan agar ditembus oleh sinar-sinar tak berbahaya dan berguna, – seperti cahaya tampak, sinar ultraviolet tepi, dan gelombang radio. Semua radiasi ini sangat diperlukan bagi kehidupan. Sinar ultraviolet tepi, yang hanya sebagiannya menembus atmosfir, sangat penting bagi fotosintesis tanaman dan bagi kelangsungan seluruh makhluk hidup. Sebagian besar sinar ultraviolet kuat yang dipancarkan matahari ditahan oleh lapisan ozon atmosfir dan hanya sebagian kecil dan penting saja dari spektrum ultraviolet yang mencapai bumi.

Kebanyakan manusia yang memandang ke arah langit tidak pernah berpikir tentang fungsi atmosfir sebagai pelindung. Hampir tak pernah terlintas dalam benak mereka tentang apa jadinya bumi ini jika atmosfir tidak ada. Foto di atas adalah kawah raksasa yang terbentuk akibat hantaman sebuah meteor yang jatuh di Arizona, Amerika Serikat. Jika atmosfir tidak ada, jutaan meteorid akan jatuh ke Bumi, sehingga menjadikannya tempat yang tak dapat dihuni. Namun, fungsi pelindung dari atmosfir memungkinkan makhluk hidup untuk melangsungkan kehidupannya dengan aman. Ini sudah pasti perlindungan yang Allah berikan bagi manusia, dan sebuah keajaiban yang dinyatakan dalam Al Qur’an.
Fungsi pelindung dari atmosfir tidak berhenti sampai di sini. Atmosfir juga melindungi bumi dari suhu dingin membeku ruang angkasa, yang mencapai sekitar 270 derajat celcius di bawah nol.

Tidak hanya atmosfir yang melindungi bumi dari pengaruh berbahaya. Selain atmosfir, Sabuk Van Allen, suatu lapisan yang tercipta akibat keberadaan medan magnet bumi, juga berperan sebagai perisai melawan radiasi berbahaya yang mengancam planet kita. Radiasi ini, yang terus- menerus dipancarkan oleh matahari dan bintang-bintang lainnya, sangat mematikan bagi makhuk hidup. Jika saja sabuk Van Allen tidak ada, semburan energi raksasa yang disebut jilatan api matahari yang terjadi berkali-berkali pada matahari akan menghancurkan seluruh kehidupan di muka bumi.

Dr. Hugh Ross berkata tentang perang penting Sabuk Van Allen bagi kehidupan kita:

Bumi ternyata memiliki kerapatan terbesar di antara planet-planet lain di tata surya kita. Inti bumi yang terdiri atas unsur nikel dan besi inilah yang menyebabkan keberadaan medan magnetnya yang besar. Medan magnet ini membentuk lapisan pelindung berupa radiasi Van-Allen, yang melindungi Bumi dari pancaran radiasi dari luar angkasa. Jika lapisan pelindung ini tidak ada, maka kehidupan takkan mungkin dapat berlangsung di Bumi. Satu-satunya planet berbatu lain yang berkemungkinan memiliki medan magnet adalah Merkurius – tapi kekuatan medan magnet planet ini 100 kali lebih kecil dari Bumi. Bahkan Venus, planet kembar kita, tidak memiliki medan magnet. Lapisan pelindung Van-Allen ini merupakan sebuah rancangan istimewa yang hanya ada pada Bumi. (http://www.jps.net/bygrace/index. html Taken from Big Bang Refined by Fire by Dr. Hugh Ross, 1998. Reasons To Believe, Pasadena, CA.)

                            

Energi yang dipancarkan dalam satu jilatan api saja, sebagaimana tercatat baru-baru ini, terhitung setara dengan 100 milyar bom atom yang serupa dengan yang dijatuhkan di Hiroshima. Lima puluh delapan jam setelah kilatan tersebut, teramati bahwa jarum magnetik kompas bergerak tidak seperti biasanya, dan 250 kilometer di atas atmosfir bumi terjadi peningkatan suhu tiba-tiba hingga mencapai 2.500 derajat celcius.

Singkatnya, sebuah sistem sempurna sedang bekerja jauh tinggi di atas bumi. Ia melingkupi bumi kita dan melindunginya dari berbagai ancaman dari luar angkasa. Para ilmuwan baru mengetahuinya sekarang, sementara berabad-abad lampau, kita telah diberitahu dalam Al Qur’an tentang atmosfir bumi yang berfungsi sebagai lapisan pelindung.

 (http://www.keajaibanalquran.com/astronomy_roof)

SUKSES UJIAN NASIONAL

Kelulusan ujian Nasional menjadi barang penting  dewasa ini. keberhasilan Siswa dalam menempuh ujian Nasional  ditentukan beberapa hal berikut :

  1. Sikap Mental (kesiapan Psikologis)
  2. Materi (kesiapan materi pelajaran)
  3. Teknis (pelaksanaan UN dilapangan,seperti LJK, pengawas dll)
  4. Ibadah, Do’a dan Tawakal

ketiga faktor tersebut butuh penjelasan lebih kongkret  untuk mencapai kelulusan dalam ujian nasional. berikut ini kami sajikan tips persiapan dan juga tips menghadapi ujian di hari H. Kedua puluh lima langkah yang dituliskan berikut merupakan tips yang dapat kamu pratikkan dengan mudah. Tips tersebut sebagian merupakan hal-hal sederhana yang kadang kala dilupakan. Langkah-langkah persiapan ujian ini dibagi menjadi 3 tahap sebagai berikut.

A. Saat Ini hingga tiga hari menjelang hari H

  1. Belajar dengan cara terbaik sesuai dengan gaya belajar kamu.
  2. Perbanyak berkonsultasi dengan guru mata pelajaran dan berdiskusi dengan teman mengenai materi yang rasa belum kamu kuasai.
  3. Ikuti kegiatan bimbingan belajar jika memungkinkan dari sisi waktu dan biaya.
  4. Miliki panduan materi, soal-soal UN tahun sebelumnya, dan prediksi soal beserta pembahasannya.
  5. Ikuti program persiapan belajar yang disiapkan oleh sekolah. Misalnya, bimbingan belajar sore hari.
  6. Ikuti try out yang biasanya dilakukan lembaga bimbingan belajar atau Praujian yang biasa di programkan sekolah.
  7. Berlatihlah menyelesaikan soal-soal UN atau soal prediksi UN dan periksa sendiri jawaban kamu dengan mencocokkan kunci jawaban yang biasanya tersedia.
  8. Siapkan perlengkapan ujian yang kamu butuhkan, seperti pensil, mistar, dan penghapus.
  9. Jaga kesehatan agar tetap fit dengan berolah raga dan mengonsumsi makanan bergizi.
  10. Berdoa agar dapat lulu UN dan minta didoakan kepada orang tua dan keluarga dekat lainnya.

B. Tiga hari hingga satu hari menjelang hari H

  1. Kurangi kegiatan belajar kamu, cukup mengulangi kembali beberapa materi yang kamu anggap perlu. Bahkan jika kamu sudah yakin menguasai materi pelajaran, hentikan saja kegiatan belajar kamu dan manfaatkan waktu untuk istirahat.
  2. Bacalah dan ketahui dengan jelas aturan-aturan yang diberlakukan dalam seperti tata tertib pelaksanaan UN.
  3. Perbanyak kegiatan hiburan dan kegiatan bersenang-senang lainnya sehingga perasaan kamu menjadi rileks dan tidak terbebani.
  4. Pastikan kamu mengetahui jadwal mata pelajaran yang diujikan sehingga kamu betul-betul siap menghadapinya.
  5. Periksa kembali perlengkapan belajar kamu. Jika ada yang belum lengkap segera lengkapi.

C. Pada hari H

  1. Tidurlah lebih cepat dari biasanya agar fisik kamu prima dan tidak mengantuk saat ujian berlangsung.
  2. Siapkan alat tulis menulis yang kamu siapkan pada saat ujian, kartus tes, papan pengalas, dan jam tangan (jika ada) sebelum tidur.
  3. Bangun pagi-pagi. Jangan lupa sarapan dan meminta restu kedua orang tua sebelum berangkat ke sekolah.
  4. Usahakan tiba di lokasi ujian paling lambat 30 menit sebelum ujian dimulai.
  5. Jangan lupa membaca doa sebelum memulai menjawab soal.
  6. Santai saja, jangan terbebani/tegang pada saat menjawab soal-soal ujian. Tanamkan optimisme dan kepercayaan diri bahwa kamu bisa menjawab dengan benar. Ingat ketegangan dapat membuyarkan konsentrasi Anda!
  7. Jaga Lembar Jawaban Komputer kamu agar tetap bersih, tidak terlipat, jangan sama sekali di corat-coret.
  8. Kontrol waktu kamu, jangan sampai waktu berakhir tetapi pekerjaan kamu belum selesai. Jika tidak memiliki jam tangan dan pengawas tidak menyampaikan, jangan ragu untuk bertanya kepada pengawas mengenai waktu yang masih tersisa.
  9. Periksa kembali jawaban dan data diri kamu sebelum menyerahkan LJK ke pengawas. Pastikan bahwa data diri kamu (nama, nomor ujian, kode sekolah, dan lainnya) terisi dengan benar. Begitu pula pastikan bahwa semua soal telah terjawab.
  10. Pastikan LJK kamu telah diterima pengawas sebelum meninggalkan ruangan ujian.

D. Setelah hari H  sampai Pengumuman

biasanya setelah selesai Ujian Nasional para siswa merasa telah bebas dari beban  Ujian Nasional. berikut Tip setelah selesai Ujian Nasional

  1. Tingkatkan Ibadah Anda kepada Allah SWT
  2. berdo’a dan bertawakal : Kalau saya katakan bahwa takdir boleh berubah, kemungkinan besar banyak yang tidak setuju dan merasa heran dan bertanya “kok takdir boleh berubah?” bukankah dalam riwayat penciptaan manusia, bahwa ketika masih dalam rahim ibu, tatkala usia kandungan telah mencapai umur 40 hari, Malaikat diperintahkan oleh Allah untuk menulis catatan. Di antaranya adalah mengenai ajal, rezeqi dan kehidupan baik dan buruk. Bukankah ini takdir Allah yang sudah ditetapkan dan akan di bawa dalam kehidupan seseorang sesuai dengan ketentuan-ketentuan tersebut.

Itulah kiat-kiat menghadapi Ujian Nasional. Semoga Sukses dan mendapatkan Nilai yang memuaskan

Sekolah Tinggi Dibawah Non Kementrian RI

Daftar Perguruan Tinggi Kedinasan di bawah Lembaga Pemerintah Nonkementerian

Badan Intelijen Negara

  • Sekolah Tinggi inteljen Negara (STIN), Sentul,Bogor, Jawa Barat

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika

  • Akademi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (AMKG), Pd. Betung (Bintaro, Tangerang, Banten)

Badan Pertanahan Nasional

  • Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN), Yogyakarta

Badan Pusat Statistik

  • Sekolah Tinggi Ilmu Statistik (STIS), Jakarta

Badan Tenaga Nuklir Nasional

  • Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir (STTN), Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta

Lembaga Administrasi Negara

  • Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Negara – Lembaga Administrasi Negara (STIA-LAN), Bandung, Jawa Barat

Lembaga Sandi Negara Republik Indonesia

  • Sekolah Tinggi Sandi Negara (STSN), Bogor, Jawa Barat

Perguruan Tinggi Kedinasan di bawah Kepolisian Negara Republik Indonesia

  • Akademi Kepolisian (Akpol), Semarang, Jawa Tengah